Sedih dengan sedalam dalamnya part 2

Bismillah
Aku ingin bahagia…
Bahagia menurutku bukanlah sebuah pilihan tapi bahagia adalah sebuah pelajaran.

Kita dituntut untuk selalu belajar agar menjadi orang yang bahagia.

Bukankah kita yang dulu terlahir dengan lemah tak bisa bicara tak bisa berjalan kemudian menjadi sorang yang besar dengan senyum menawan dan berbicara dengan mengagumkan melalui suatu proses pembelajaran yang panjang.

Kita tidak bisa memilih untuk bahagia. Tapi kita bisa belajar bahagia.. bila kau dapati dadamu sempit oleh karena hatimu tertolak cinta coba pergilah ke pojok pojok bangsal rumah sakit lihatlah mereka yang menahan bermacam macam nyeri, ketidak berdayaan dan kelemaan yang mereka rasakan.

Bila kamu dapati dadamu sesak karena tidak mampu membeli baju favoritmu, coba pergilah rumah-rumah anak jalanan yang menampung baju- baju bekas.

Dan bila kamu putus asa karena tiap kali gagal dalam usaha coba pergilah ke makam- makam dan belajarlah bahwa dirimu belum sepenuhnya habis.

Tidak ada kata akhir untuk belajar bahkan, Nabipun dalam doanya selalu meminta ilmu yang bermanfaat.. itu artinya, beliau selalu menyrankan kita untuk selalu belajar mengenai kebenaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s