Ultimate Love

Bismillahirrahmanirrahiim

Hari itu sahabatku membalas pesan singkat yang kutujukan padanya, karena ia akan merantau. harapanku agar ia hanya semntara dalam perantauannya.. agar aku masih bisa mendengar ceramah dari wajah tegarnya, yang ketika ketika musim liburan ia termasuk sosok “most wanted” dalam kamus kerinduanku. Bertemu hanya saat musim liburan… ya, bertemu hanya saat musim liburan karena aku juga perantau.

aku merasakan kecintaan padanya sejak pertama kali berada di boncengan motornya saat itu. dari situ aku tau bahwa ia adalah orang yang mencintai Rabb-nya, peduli dengan akhiratnya dan haus akan ilmu… ah sudahlah… aku bukan sosok seseorang yang pandai menulis kalimat simpati , bersajak indah dan sebagainya… bagiku tak mudah untuk menjalin sebuah persahabatan, bagiku tak mudah untuk menaruh rasa simpati dan tak mudah untuk memberikan segenggam hati namun apabila telah kuberikan hal itu sama susahnya untuk mengambilnya kembali.

ketika ia membalas dengan nada bercanda “bagaimana bila seandainya aku mendapat jodoh disana?”, haaagh air mataku tumpah,,, hatiku kalut bagaimana- bagaimana, hatiku bertanya? kemudia hatiku dibisiki seruan2 ke-galauan “mengapa aku begitu ditinggalkan oleh orang-orang yang teramat kucintai??, Mengapa aku dibiarkan seorang diri??” tak ada yang kubisa lakukan lagi selain merebahkan tubuh di tempat tidur sampai aku benar2 tertidur.

sering dahulu bibirku memanggil manggil dengan lirih “wahai solihah jadilah temanku, jadilah temanku…” tanpa tau kepada siapa kata2 itu tertuju. solihah solihah dan solihah.. ya harus seorang sahabat yang solihah, dan ketika teringat satu Perkataan dari Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam tentang kisah 3 orang yang terjebak dalam gua kemudian mereka bertawasul dengan amalan mereka yang paling ikhlas sehingga akhirnya mereka semua selamat dan bisa keluar dari gua…. bisakah dibayangkan apabila salah 1 saja dari 3 orang itu bukan orang soleh dan tidak memiliki 1 pun amalan yang ikhlas, maka kemungkinan ke-3 orang tak akan bisa keluar dari gua.. begitu pentingnya berkawan dengan orang2 yang soleh. Dan karena kita nanti akan berkumpul bersama orang yng kita cintai, maka hendaklah meletakkan cinta pada orang yang baik2 saja.
Sebangun tidur.. pikiraku menjadi lebih segar, sahabatku.. kebahagiaanmu adalah kebahagiaanku, sekitmu adalah sakitku… semoga Allah selalu memudahkan urusanmu, dan mempertemukan kita dalam keadaan yang diberkahi. Dan semoga aku bisa belajar untuk pandai membangun hubungan sepertimu.. agar lebih banyak kawan dan lebih riang hatiku ^^

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَالْعَمَلَ الَّذِيْ يُبَلِّغُنِي حُبَّكَ اللَّهُمَّ اجْعَلْ حُبَّكَ أََحَبَّ إِلَيَّ مِنْ نَفْسِيْ وَأَهْلِيْ وَمِنَ الْمَاءِ الْبَارِدِ
– رواه الترمذي –

Allâhumma innî as`aluka hubbaka wa hubba man yuhibbuka wal amalal ladzî yuballighunî hubbaka. Allahumaj ‘al hubbaka ahabba ilayya min nafsî wa ahlî wa minal mâ’il bârid (HR. At-Tirmidzi – 3412)

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu cinta-Mu dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu dan aku memohon kepada-Mu perbuatan yang dapat mengantarku kepada cinta-Mu. Ya Allah, jadikanlah cinta-Mu lebih kucintai daripada diriku, keluargaku, dan air yang dingin (di padang yang tandus).” (HR. At-Tirmidzi – 3412)

2 thoughts on “Ultimate Love

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s